Sabtu, 31 Agustus 2019

Pengertian Teknologi Informasi Menurut Para Ahli


Pengertian Teknologi Informasi Menurut Para Ahli Luar Negeri:

Berikut ini merupakan pendapat dari para ahli :

- Haag & Keen (1996)
Teknologi informasi adalah seperangkat alat yang membantu pekerjaan dengan informasi serta melakukan tugas-tugas yang berhubungan dengan pemrosesan informasi.

- Martin (1999)
Teknologi informasi tidak hanya terbatas pada TI (Hardware dan Software) yang digunakan untuk memproses dan menyimpan informasi, serta juga mencakup teknologi komunikasi yang mengirimkan sebuah informasi.

- Williams dan Sawyer (2003)
TI adalah teknologi yang menggabungkan Komputer dengan jalur komunikasi yang berkecepatan tinggi yang dapat membawa data, suara dan video.
Sumber : gurupendidikan.co.id/pengertian-teknologi-informasi/

Pengertian Teknologi Informasi Menurut Para Ahli Dalam Negeri:

Berikut ini merupakan pendapat dari para ahli :

- Djoyohadikusumo (1994)
Djoyohadikusumo (1994) mendefinisikan mengenai pengertian teknologi sebagai suatu bidang yang berkaitan erat dengan ilmu sains dan ilmu kerekayasaan atau ilmu engineering. Dapat disimpulkan bahwa pada dasarnya teknologi bisa disebut memiliki dua dimensi, yaitu dimensi engineering dan juga dimensi science. Kedua dimensi itu akan saling terkait selama perkembangan dan juga penciptaan dari sebuah teknologi, dan tidak bisa terpisahkan.

- Saliman dan Sudarsono (1993)
Tokoh lainnya yang memberikan definisi mengenai teknologi adalah Saliman dan Sudarsono (1993). Saliman dan Sudarsono mengatakan bahwa teknologi merupakan suatu ilmu pengetahuan yang mempelajari mengenai pembangunan dan juga industri.

- Sardar (1987)
Pada Tahun 1987, Sardar mengungkapkan bahwa teknologi merupakan sebuah sarana dalam memecahkan masalah yang mendasar dari setiap peradaban manusia. Tanpa adanya penggunaan teknologi, maka hal ini akan menyebabkan banyak masalah tidak bisa terpecahkan dengan baik dan sempurna.
 Sumber : dosenit.com/kuliah-it/teknologi-informasi/pengertian-teknologi-menurut-para-ahli




ubb.ac.id


elektro.ubb.ac.id

What is Malware and How Can We Prevent it?


What is Malware and How Can We Prevent it?

Malware is an abbreviated form of “malicious software.” This is software that is specifically designed to gain access to or damage a computer, usually without the knowledge of the owner. There are various types of malware, including spyware, ransomware, viruses, worms, Trojan horses, adware, or any type of malicious code that infiltrates a computer.
Generally, software is considered malware based on the intent of the creator rather than its actual features. Malware creation is on the rise due to money that can be made through organized Internet crime. Originally malware was created for experiments and pranks, but eventually it was used for vandalism and destruction of targeted machines. Today, much of malware is created to make a profit from forced advertising (adware), stealing sensitive information (spyware), spreading email spam or child pornography (zombie computers), or extorting money (ransomware).
Various factors can make computers more vulnerable to malware attacks, including defects in the operating system (OS) design, all of the computers on a network running the same OS, giving users too many permissions, or just because a computer runs on a particular operating system, such as Windows, for example.
The best protection from malware — whether ransomware, bots, browser hijackers, or other malicious software — continues to be the usual, preventive advice: be careful about what email attachments you open, be cautious when surfing by staying away from suspicious websites, and install and maintain an updated, quality antivirus program.

Terjemahan
Apa itu Malware dan Bagaimana Kita Bisa Mencegahnya?
Malware adalah bentuk singkatan dari "perangkat lunak jahat." Ini adalah perangkat lunak yang dirancang khusus untuk mendapatkan akses ke atau merusak komputer, biasanya tanpa sepengetahuan pemilik. Ada berbagai jenis malware, termasuk spyware, ransomware, virus, cacing, Trojan kuda, adware, atau jenis berbahaya kode infiltrat bahwa komputer.
Umumnya, perangkat lunak dianggap malware berdasarkan maksud sang pencipta daripada fitur yang sebenarnya. Penciptaan malware adalah meningkat karena uang yang dapat dilakukan melalui kejahatan Internet terancang. Awalnya malware diciptakan untuk percobaan dan pranks, tapi akhirnya itu digunakan untuk vandalisme dan kehancuran ditargetkan mesin. Hari ini, banyak perangkat perusak yang dibuat untuk membuat keuntungan dari dipaksa iklan (adware), mencuri informasi sensitif (spyware), menyebarkan email spam atau anak pornografi (zombie komputer) atau memeras uang (ransomware).
Berbagai faktor dapat membuat komputer yang lebih rentan terhadap serangan malware, termasuk cacat dalam desain sistem operasi (OS), Semua komputer di jaringan yang menjalankan OS yang sama, memberikan pengguna izin terlalu banyak, atau hanya karena komputer akan berjalan pada khususnya sistem operasi, seperti Windows, misalnya.
Perlindungan terbaik dari malware — Apakah ransomware, bot, pembajak peramban, atau perangkat lunak berbahaya lainnya — terus menjadi biasa, pencegahan saran: berhati-hati tentang apa email lampiran Anda membuka, berhati-hati ketika berselancar dengan tinggal jauh dari mencurigakan situs web, dan menginstal dan memelihara program antivirus diperbarui, kualitas.


Comment : The form of prevention is still not detailed enough and only in the form of caution, it may be possible to add recommendations in the form of anti-malware application itself and others.

Terjemahan      
Komentar : Bentuk pencegahannya masih kurang mendetail dan hanya berbentuk keterangan hati-hati, mungkin bisa ditambahkan rekomendasi baik berupa aplikasi anti Malware nya sendiri dan lainnya.
 
ubb.ac.id
 
 
elektro.ubb.ac.id
 
 

Linux VS Windows : Sistem Operasi Mana untuk Kebutuhanmu?




Linux VS Windows: Sistem Operasi Mana untuk Kebutuhanmu?
 


Pernahkah kamu mendengar nama Linux, Windows, Android, dan Mac OS X? Kalau belum, sepertinya kamu harus kembali ke sekolah untuk belajar Teknologi, Informasi, dan Komunikasi (TIK) lebih baik lagi. Kalau sudah, selamat, kamu sudah resmi lulus mata pelajaran tersebut. Operation system (OS) atau sistem operasi merupakan komponen penting yang harus ada dalam setiap perangkat komputer, sebab OS berguna untuk menjembatani fungsi perangkat keras dengan perangkat lunak.

OS mempunyai penjadwalan sistematis yang mencakup perhitungan penggunaan memori, pemrosesan data, penyimpanan data, dan sumber data lainnya. Saat ini ada berbagai jenis OS yang telah dikembangkan di perangkat komputer, dua di antaranya adalah Linux dan Windows. Namun, OS manakah yang lebih cocok kamu gunakan, Linux VS Windows? Berikut ini Dewaweb akan membahasnya.


Linux

Linux merupakan sebuah sistem operasi yang diciptakan oleh seorang teknisi software, Linus Torvalds. OS ini bisa didapat secara open-source, artinya kamu bisa menggunakan, mendistribusikan, bahkan melakukan perubahan demi meningkatkan kinerja OS yang diunduh. Linux muncul setelah adanya sistem operasi UNIX yang dikenalkan ke publik sekitar tahun 70’an oleh AT&T Bell Laboratories. Setelah itu, pengembangan OS mirip Linux mulai bermunculan.

Ada puluhan jenis Linux yang bisa digunakan oleh perangkat komputer, beberapa di antaranya adalah RedHat, Ubuntu, Linux Mint, Mandria, dan Debian. Meski mempunyai kelebihan dari jumlah jenisnya, Linux tetap mempunyai kekurangan, seperti tampilan interface yang rumit dan kurangnya aplikasi bawaan. Selain itu, kemampuan sistem operasi Linux yang tidak banyak mendukung gaming pada laptop dan komputer juga menjadi kendala bagi kamu yang ingin menggunakan laptop/komputer Linux untuk bermain game.



Windows


Sistem operasi yang satu ini sangat sering kita jumpai di komputer sekolah. Windows 1.0 dirilis pada November 1985, tapi karena mempunyai berbagai kekurangan jika dibandingkan dengan Linux, OS ini kurang laku di pasaran. Beberapa tahun setelahnya, Windows bekerja sama dengan IBM, meski tak lama setelahnya mereka memutuskan untuk bersaing hingga menimbulkan “Desktop Wars” pada kurun waktu 1980 sampai 1990an. 

Berbeda dengan Linux, sistem operasi Windows tidak dalam bentuk open-source sehingga pengembangan sistem hanya dapat dilakukan oleh pekerja pabrik Windows, yaitu Microsoft. Selain itu, ragam jenis Windows tidak mempunyai nama bervariasi seperti Linux, mereka hanya menambahkan embel-embel angka di belakang kata “Windows.” Dari segi penggunaan sistem operasi, Windows memang lebih banyak digunakan untuk mengerjakan pekerjaan kantoran seperti mengetik, membuat presentasi, desain, atau mengerjakan tugas bagi pengguna yang masih menjadi mahasiswa.

Linux atau Windows?

Usai melihat perbedaan dari kedua sistem operasi di atas, kamu sendiri yang menentukan, jenis sistem operasi apa yang kamu butuhkan. Meski layanan sistem operasi Windows dipungut biaya dan lebih rentan diserang virus, tapi OS ini cocok bagi kamu yang membutuhkan tampilan interface yang lebih baik. Selain itu, jika kamu menggunakan perangkat komputer untuk bermain game atau mengerjakan tugas seperti presentasi atau makalah, Windows juga menjadi pilihan tepat karena lebih mudah digunakan.

Namun, jika kamu bekerja di bidang keamanan data komputer, gunakanlah perangkat komputer dengan sistem operasi Linux yang dapat menjaga keamanan datamu dari virus berbahaya. Keunggulan lainnya, kamu bisa mendapatkan Linux secara gratis dan lebih kebal terhadap spywareketimbang Windows. Bagaimana, sudah siap menentukan?
Komentar : Menurut saya, penjelasan terkait kelebihan dan kekurangan dalam artikel tersebut masih kurang dan juga masih belum dijelaskan terkait kemampuan kinerjanya.




elektro.ubb.ac.id